Kediri Technopark Logo

Meta Lanjutkan Gelombang PHK, 200 Karyawan Direkrut

A
Andyka
7 April 2026
4 Menit Startup & Business
Meta Lanjutkan Gelombang PHK, 200 Karyawan Direkrut

Perusahaan teknologi raksasa Meta Platforms Inc., induk dari Facebook dan Instagram, kembali melakukan gelombang layoffs atau pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya pada tahun 2026. Langkah ini terjadi seiring strategi perusahaan untuk mempercepat investasi besar‑besaran di bidang kecerdasan buatan (AI).

📉 Detail PHK Terbaru

Dalam pengajuan kepada Employment Development Department (Departemen Pengembangan Tenaga Kerja) di California, Meta mengonfirmasi bahwa mereka akan memotong sekitar 200 pekerjaan di wilayah Silicon Valley, AS.

  • Sekitar 124 posisi di kantor Meta di Burlingame akan dihapus.
  • 74 pekerjaan di lokasi Sunnyvale juga akan dihapus.
  • Semua posisi yang dihapus bersifat permanen dan akan berlaku pada akhir Mei 2026.

Beberapa pegawai mungkin ditawarkan kesempatan untuk mengisi peran lain di dalam perusahaan, tetapi banyak posisi yang dipastikan hilang tanpa dialihkan kembali.

🤖 Fokus Meta pada AI

Meta mengaitkan gelombang PHK ini dengan transformasi internal perusahaan menuju teknologi dan layanan berbasis AI. CEO Meta, Mark Zuckerberg, telah menyatakan bahwa 2026 akan menjadi tahun di mana AI mengubah cara kerja banyak bidang secara drastis.

Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut:

  • Perusahaan berencana mengalokasikan miliaran dolar untuk infrastruktur AI, termasuk data center, server, dan pengembangan model AI.
  • Meta juga masih melakukan perekrutan untuk posisi‑posisi kunci di sektor teknologi tinggi, meskipun banyak peran tradisional kini dikurangi.

📊 Bagaimana Tren Ini Terjadi

Gelombang pemutusan hubungan kerja ini bukanlah kejadian satu kali. Sebelumnya pada Januari 2026, Meta juga telah menghapus lebih dari 1.000 posisi di unit Reality Labs, yang berkaitan dengan riset AR/VR (augmented dan virtual reality).

Meta juga dilaporkan sempat mempertimbangkan pengurangan tenaga kerja hingga 20% dari total pekerjanya, meskipun angka pastinya belum dikonfirmasi.

🧠 Implikasi Terhadap Karyawan

Beberapa pengamat mengatakan bahwa perpindahan tim ke arah AI memungkinkan peran tertentu menjadi lebih efisien dengan tim yang lebih kecil, namun hal ini juga berarti adanya risiko bagi pekerja dengan fungsi yang bisa digantikan oleh teknologi otomatisasi.

Sebagai contoh, banyak divisi tradisional seperti pemasaran, administrasi, atau dukungan teknis kini beradaptasi menghadapi shift teknologi yang semakin cepat.

📌 Kesimpulan

Gelombang PHK terbaru di Meta menyoroti realitas transformasi besar yang sedang terjadi dalam industri teknologi dunia. AI bukan hanya menjadi alat untuk inovasi produk, tetapi juga merubah struktur organisasi dan peran pekerjaan di perusahaan‑perusahaan besar seperti Meta.

Bagaimanapun, meskipun PHK sedang berlangsung, Meta tetap melakukan rekrutmen khusus di bidang AI dan teknologi tinggi, sekaligus merealokasi sumber daya untuk menghadapi persaingan global dalam era kecerdasan buatan.

Artikel Terkait

Lihat Semua