Kediri Technopark Logo

Meta Buka Kacamata Pintar Ray-Ban untuk Aplikasi dan Game Pihak Ketiga

A
Andyka
19 Mei 2026
4 Menit Technology & Innovation
Meta Buka Kacamata Pintar Ray-Ban untuk Aplikasi dan Game Pihak Ketiga

Meta Mulai Buka Ekosistem Smart Glasses

Meta resmi membuka akses pengembangan aplikasi dan game pihak ketiga untuk kacamata pintar mereka, Meta Ray-Ban Display. Langkah ini menjadi bagian dari ambisi Meta untuk menjadikan perangkat wearable AI sebagai platform komputasi masa depan.

Sebelumnya, fungsi kacamata pintar Meta masih cukup terbatas dan sebagian besar bergantung pada layanan internal Meta AI. Kini developer eksternal mulai diberikan akses untuk menciptakan pengalaman baru melalui aplikasi dan game khusus.

Bisa Jalankan Aplikasi dan Game Mini

Meta menjelaskan bahwa pengembang nantinya dapat membuat berbagai aplikasi yang berjalan langsung di layar Ray-Ban Display.

Beberapa fitur yang mulai dikembangkan antara lain:

  • Aplikasi streaming media
  • Tampilan skor pertandingan real-time
  • Mini game interaktif
  • Aplikasi produktivitas
  • Panduan visual
  • Notifikasi pintar berbasis AI

Bahkan Meta sudah memperlihatkan beberapa contoh game sederhana seperti:

  • Catur
  • Snake
  • Brick breaker

yang dapat dimainkan langsung melalui kacamata pintar tersebut.

Didukung Neural Band dan AI

Ray-Ban Display juga mendukung sistem kontrol berbasis Neural Band, yaitu teknologi input berbasis gerakan tangan dan sensor saraf.

Pengguna nantinya dapat:

  • Mengontrol aplikasi dengan gestur tangan
  • Menulis pesan lewat gerakan jari
  • Membalas chat tanpa keyboard
  • Mengakses AI secara langsung
  • Menavigasi menu tanpa menyentuh perangkat

Meta menyebut teknologi ini sebagai bagian dari masa depan interaksi manusia dengan komputer wearable.

Meta Ingin Saingi Smartphone?

Langkah Meta membuka ekosistem aplikasi ini membuat banyak pihak mulai membandingkan Ray-Ban Display dengan smartphone generasi awal.

Konsepnya mirip seperti:

  • App Store di iPhone
  • Google Play Store di Android

di mana developer dapat membuat aplikasi sendiri untuk memperluas fungsi perangkat.

Meta tampaknya ingin menjadikan smart glasses sebagai platform komputasi baru setelah smartphone.

Fitur Futuristik yang Sudah Ada

Selain dukungan aplikasi pihak ketiga, Ray-Ban Display sebelumnya juga sudah memiliki berbagai fitur futuristik seperti:

  • Teleprompter bawaan
  • Terjemahan langsung saat panggilan
  • Rekam tampilan layar
  • Handwriting virtual
  • Integrasi Messenger dan WhatsApp
  • Meta AI assistant

Kacamata ini juga mampu terhubung dengan Android, iPhone, dan aplikasi berbasis web.

Harga dan Ambisi Meta

Meta Ray-Ban Display dipasarkan dengan harga sekitar 800 dollar AS atau sekitar Rp 13 jutaan. Penjualan perangkat ini disebut meningkat tajam sepanjang 2025 dan menjadi salah satu produk wearable AI paling populer saat ini. :contentReference[oaicite:5]{index=5}

Meta sendiri terus mendorong pengembangan perangkat wearable karena percaya bahwa smart glasses akan menjadi salah satu teknologi utama di masa depan.

Fakta Penting Tentang Ray-Ban Display

  • Meta membuka akses aplikasi pihak ketiga
  • Developer bisa membuat game dan aplikasi sendiri
  • Smart glasses mendukung AI dan Neural Band
  • Bisa menjalankan mini game interaktif
  • Mendukung Android, iPhone, dan web app
  • Digadang menjadi masa depan wearable computing

Masa Depan Kacamata Pintar AI

Perkembangan Ray-Ban Display memperlihatkan bagaimana perangkat wearable semakin berkembang dari sekadar gadget tambahan menjadi platform komputasi lengkap berbasis AI.

Banyak analis teknologi memprediksi smart glasses nantinya akan menjadi penerus smartphone karena memungkinkan interaksi digital yang lebih natural dan praktis.

Jika ekosistem aplikasi terus berkembang, bukan tidak mungkin kacamata pintar AI akan menjadi perangkat utama manusia di masa depan.

Artikel Terkait

Lihat Semua