Kediri Technopark Logo

Daftar AI Tercerdas 2026, Skor IQ-nya Sudah di Atas Rata-Rata Manusia

A
Andyka
17 Juni 2026
5 Menit News & General
Daftar AI Tercerdas 2026, Skor IQ-nya Sudah di Atas Rata-Rata Manusia

Daftar AI Tercerdas 2026, Skor IQ-nya Sudah di Atas Rata-Rata Manusia

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) terus mencetak rekor baru. Dalam pemeringkatan terbaru yang menggunakan pengujian berbasis IQ dan penalaran logis, sejumlah model AI berhasil mencetak skor yang bahkan berada jauh di atas rata-rata manusia.

Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan reasoning atau penalaran AI berkembang sangat cepat, terutama pada model-model generasi terbaru yang menggabungkan pemrosesan bahasa, visual, dan logika abstrak dalam satu sistem.

Bagaimana Skor IQ AI Diukur?

Pengujian dilakukan menggunakan tes berbasis pola visual dan logika abstrak yang mirip dengan standar Mensa Norway.

Tes tersebut mengukur kemampuan:

  • Mengenali pola
  • Penalaran abstrak
  • Pemecahan masalah
  • Hubungan logis antar objek
  • Prediksi pola visual

Perlu dicatat bahwa skor IQ AI tidak sama dengan kecerdasan manusia secara keseluruhan. Pengujian ini lebih fokus pada kemampuan logis dan analitis, bukan kreativitas, empati, atau pemahaman sosial.

Daftar AI dengan Skor IQ Tertinggi 2026

1. Grok-4.20 Expert Mode

Skor IQ: 145

Model milik xAI ini berada di posisi teratas bersama GPT-5.4 Pro Vision. Skor 145 sudah masuk kategori sangat superior dan secara statistik berada jauh di atas rata-rata populasi manusia.

2. GPT-5.4 Pro (Vision)

Skor IQ: 145

Versi vision dari GPT-5.4 mampu menyamai posisi Grok-4.20 Expert Mode. Menariknya, kemampuan memahami gambar memberikan peningkatan skor yang sangat signifikan dibanding versi non-vision.

3. Gemini 3.1 Pro Preview

Skor IQ: 141

Model terbaru Google ini menempati posisi ketiga dengan performa yang sangat kuat pada pengujian logika dan penalaran visual.

4. GPT-5.4 Thinking (Vision)

Skor IQ: 139

Dirancang untuk reasoning yang lebih mendalam, model ini menunjukkan kemampuan kuat dalam menyelesaikan soal logika kompleks.

5. GPT-5.3

Skor IQ: 136

Meski bukan model terbaru, GPT-5.3 masih mampu mempertahankan posisi di kelompok elite AI dunia.

6. Qwen 3.5

Skor IQ: 130

Model open-source dari China ini berhasil masuk kategori "jenius" menurut standar IQ umum.

7. Claude 4.6 Opus

Skor IQ: 130

Model flagship dari Anthropic menunjukkan performa yang sangat kompetitif dalam pengujian reasoning.

Dibandingkan Manusia, Seberapa Tinggi?

Secara umum:

  • IQ rata-rata manusia: 85–115
  • IQ di atas 130: kategori sangat superior atau jenius
  • AI terbaik 2026: mencapai skor hingga 145

Artinya, dalam pengujian logika tertentu, model AI papan atas kini mampu mencapai performa yang berada di atas mayoritas populasi manusia.

Kenapa Kemampuan AI Melonjak Cepat?

Beberapa faktor yang mendorong peningkatan kemampuan AI:

Model Multimodal

AI kini mampu memahami teks, gambar, diagram, dan data secara bersamaan.

Infrastruktur Komputasi Lebih Besar

Perusahaan teknologi menginvestasikan miliaran dolar untuk membangun pusat data AI generasi baru.

Reasoning yang Lebih Maju

Model terbaru tidak hanya menghafal informasi, tetapi mampu melakukan proses berpikir berlapis untuk menyelesaikan masalah kompleks.

Apakah AI Sudah Lebih Pintar dari Manusia?

Jawabannya: tergantung bagaimana kecerdasan diukur.

Dalam tes logika dan pola visual, beberapa model AI memang sudah mampu mengungguli rata-rata manusia. Namun AI masih memiliki keterbatasan pada aspek seperti:

  • Empati
  • Kesadaran diri
  • Pemahaman sosial
  • Pengambilan keputusan moral
  • Kreativitas yang benar-benar orisinal

Karena itu, skor IQ tinggi tidak otomatis berarti AI memiliki kecerdasan umum setara manusia.

Fakta Penting

  • Dua AI dengan skor tertinggi 2026 adalah Grok-4.20 Expert Mode dan GPT-5.4 Pro Vision dengan skor IQ 145.
  • Gemini 3.1 Pro Preview berada di posisi ketiga dengan skor 141.
  • Skor di atas 130 sudah masuk kategori jenius menurut standar umum IQ.
  • Kemampuan multimodal menjadi faktor utama peningkatan performa AI.
  • AI semakin mendekati performa manusia dalam berbagai tugas penalaran.

Era Baru Kecerdasan Buatan

Hasil pengujian 2026 menunjukkan bahwa AI telah mencapai tingkat kemampuan penalaran yang sebelumnya sulit dibayangkan.

Meski belum dapat menggantikan seluruh aspek kecerdasan manusia, perkembangan ini menjadi bukti bahwa jarak antara kemampuan mesin dan manusia semakin mengecil. Dalam beberapa tahun ke depan, perlombaan membangun AI yang lebih cerdas diperkirakan akan semakin sengit, membawa peluang besar sekaligus tantangan baru bagi dunia.

Artikel Terkait

Lihat Semua