V2 Indonesia Luncurkan Aurowave: Ekspansi Strategis ke Segmen Pro Audio B2B & B2G
V2 Indonesia resmi memperkenalkan brand terbarunya, Aurowave, sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan bisnis di sektor Professional Audio (Pro Audio). Peluncuran ini mengukuhkan posisi V2 Indonesia yang telah berkecimpung selama hampir 34 tahun di industri teknologi audiovisual sejak 1992.
Fokus Utama Aurowave
Berbeda dengan lini konsumer yang berfokus pada perangkat personal, Aurowave dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur skala besar.
Target Pasar: Business-to-Business (B2B) dan Business-to-Government (B2G).
Aplikasi Produk: Auditorium, museum, bioskop (cinema), ruang rapat, serta berbagai ruang komersial dan institusional.
5 Pilar Bisnis V2 Indonesia
Saat ini, V2 Indonesia mengoperasikan lima divisi utama yang menopang ekosistem teknologinya:
Automation Industry Mencakup robotik, Internet of Things (IoT), aplikasi residensial, serta sistem parkir pintar.
Corporate & Government (B2B/B2G) Fokus pada solusi visual seperti LED display, interactive board, dan perangkat visualisasi lainnya.
Consumer (B2C) Menghadirkan produk gaya hidup seperti headphone, earphone, dan sistem home theater.
Digital & Content Mengembangkan teknologi Extended Reality (XR), Artificial Intelligence (AI), hingga produksi virtual di studio PFN.
Event & Rental Bergerak di bidang penyelenggaraan acara dan penyewaan peralatan audiovisual.
Inovasi dan Prestasi Terkini
Selain peluncuran Aurowave, V2 Indonesia terus mencetak prestasi melalui inovasi teknologi yang mutakhir:
Rekor MURI: Perusahaan berhasil meraih rekor MURI sebagai pionir yang menerbangkan LED pertama menggunakan drone di Indonesia.
Flying LED: Inovasi ini dijadwalkan akan kembali dipamerkan di kawasan Bundaran HI pada periode Lebaran mendatang.
Sinergi Audiovisual: Dengan hadirnya Aurowave, V2 Indonesia kini memiliki kapabilitas lengkap untuk mengintegrasikan solusi visual dan audio profesional dalam satu ekosistem.
"Kami sudah hadir sejak 1992. Jadi hampir kurang lebih 34 tahun kami ada di dalam dunia teknologi audiovisual," — Rudi Hidayat, CEO V2 Indonesia.