Kediri Technopark Logo

AI Kini Bisa “Menyewa” Tubuh Manusia, Tarifnya Mulai Rp17 Ribu per Jam

E
Elfi Saniatus Safatur R
5 Maret 2026
3 menit Startup & Business
AI Kini Bisa “Menyewa” Tubuh Manusia, Tarifnya Mulai Rp17 Ribu per Jam

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) terus melahirkan inovasi baru yang tidak terduga. Salah satunya datang dari platform teknologi bernama RentAHuman.ai yang menghadirkan konsep unik: memungkinkan agen AI “menyewa” manusia untuk melakukan berbagai tugas di dunia nyata.

Melalui sistem ini, manusia dapat menjadi perantara bagi AI yang tidak memiliki tubuh fisik. Instruksi diberikan oleh AI melalui platform digital, sementara manusia yang terdaftar menjalankan tugas tersebut secara langsung di lapangan.

Cara Kerja Platform RentAHuman.ai

RentAHuman.ai berfungsi sebagai penghubung antara agen AI dan manusia yang bersedia menerima pekerjaan tertentu. Sistem ini memungkinkan AI memperluas kemampuannya dari dunia digital ke aktivitas fisik dengan bantuan manusia.

Pengguna manusia yang terdaftar di platform dapat menerima berbagai jenis tugas, seperti:

  • Mengambil foto atau video di lokasi tertentu
  • Mengunjungi tempat tertentu untuk melakukan pengecekan
  • Melakukan aktivitas sederhana yang membutuhkan kehadiran fisik
  • Membantu eksperimen atau riset lapangan

Dengan cara ini, AI yang biasanya hanya bekerja melalui perangkat digital dapat melakukan aktivitas yang membutuhkan interaksi langsung dengan lingkungan.

Tarif Sewa Mulai Sekitar Rp17 Ribu per Jam

Hal yang cukup menarik perhatian dari layanan ini adalah tarif yang relatif murah. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa biaya penyewaan manusia melalui platform RentAHuman.ai bisa dimulai dari sekitar:

  • Sekitar 1 dolar AS per jam
  • Setara dengan kurang lebih Rp17 ribu per jam

Besaran bayaran tersebut dapat berbeda tergantung pada jenis tugas, tingkat kesulitan, serta durasi pekerjaan yang dilakukan.

Mengapa AI Membutuhkan Bantuan Manusia?

Meskipun teknologi AI berkembang pesat, sistem ini masih memiliki keterbatasan. AI tidak memiliki tubuh fisik yang memungkinkan mereka melakukan aktivitas langsung di dunia nyata.

Karena itu, manusia dapat berperan sebagai perpanjangan tangan bagi AI untuk menjalankan berbagai tugas yang tidak bisa dilakukan oleh sistem digital saja.

Potensi dan Tantangan di Masa Depan

Kemunculan platform seperti RentAHuman.ai membuka peluang baru dalam ekonomi digital. Model kerja ini memungkinkan kolaborasi baru antara manusia dan teknologi.

Namun di sisi lain, konsep ini juga memunculkan berbagai pertanyaan terkait etika, keamanan, serta potensi dampaknya terhadap tenaga kerja manusia. Beberapa pihak menilai regulasi yang jelas diperlukan agar sistem seperti ini tidak menimbulkan eksploitasi tenaga kerja.

Layanan yang ditawarkan oleh RentAHuman.ai menunjukkan bagaimana hubungan antara manusia dan kecerdasan buatan terus berkembang. Inovasi ini menjadi gambaran bahwa di masa depan, kolaborasi antara AI dan manusia kemungkinan akan semakin luas dalam berbagai bidang pekerjaan.

Artikel Terkait

Lihat Semua